Container Icon

Tips: Apa Saja yang Harus Dibawa Saat Travelling

Nite, gaesss...

Bicara tentang tips travelling, pastinya udah banyak banget yang pernah ngebahas, baik di blog maupun di majalah. Hanya saja tips-tips yang pernah saya baca biasanya hanya membahas hal-hal yang bersifat umum, misalnya tentang persiapan itinerary, pemilihan penginapan, anggaran, dan pastinya kewajiban untuk menghormati kebiasaan setempat serta menaati aturan yang berlaku di daerah yang akan kita kunjungi. Karena itu, saya jelas tidak akan menambah kebosanan para traveler pemula yang tiap kali googling tentang tips travelling, yang ditemukan hanya itu-itu saja. Disini saya akan menulis apa aja yang kudu dibawa saat travelling. Mudah-mudahan bermanfaat...

photo taken at Sikunir, Dieng Plateau

Seringkali saat kita sudah berada dalam perjalanan, kita baru menyadari bahwa ada sesuatu yang ketinggalan. Ketika akan mandi, baru ngeh kalo handuk lupa dimasukkan. Saat batere HP habis, baru ingat kalo charger ternyata belum dimasukkan ke dalam tas. Berniat pake powerbank, malah baru nyadar kalo powerbank tersebut belum dicas sebelum berangkat tadi. Hihihi...

Saya sendiri sebelum memulai packing, selalu membuat list di note yang saya ketik di HP. Tidak harus lengkap mendaftar satu persatu barang yang dibawa, seperti kaos bergambar Angry Birds, celana jeans Uniqlo, dst. Yang penting list kita mencantumkan barang-barang esensial yang kita perlukan selama travelling.

my travel essentials

Apa aja ya? Here we go...

1. Bawaan khusus yang disesuaikan dengan itinerary

Misalnya, bila kita merencanakan untuk mengunjungi goa, masukkan senter dalam list. Bila kita berencana naik gunung, tuliskan sarung tangan, masker dan penutup kepala. Kalo ke pantai, topi dan sunglasses jangan sampai ketinggalan.
Jika ada rencana bobo di bandara, siapkan jaket tebel, kain pantai buat alas bobo, dan penutup mata. Mau bawa sleeping bag juga monggo kalo engga dirasakan memberatkan.

2. Tiket, ID Card/Paspor, dan Dompet

Selain jangan sampai ketinggalan, selalu letakkan tiket dan ID Card (KTP/SIM/paspor) di tempat yang mudah terjangkau, misalnya dalam tas tangan. Masa iya saat tiba waktunya pemeriksaan tiket, kita harus membongkar koper kita dan merusak tatanan yang sudah dengan susah payah kita atur.

Sebaiknya kita juga memiliki fotokopi, kalo perlu scan ID Card. Booking reference tiket juga perlu dicatat. Kalo belinya online, biasanya udah masuk ke email kok. Kesemuanya adalah untuk berjaga-jaga, siapa tau ilang.

Dompet yang dibawa pastinya kudu berisi duit secukupnya, ATM, dan kartu kredit (bila ada, gunakan seperlunya). 

3. Sun block dan tissue

Kemana pun saya pergi, mau bermain di pantai ataupun mendaki gunung, tabir surya jangan sampai terlupa. Tissue juga, baik basah maupun kering! Kalo kita engga sempat mandi, ngelap-ngelap badan pake tissue basah lumayan kan? Hehehe... 

4. Perlengkapan untuk eksis

Yang saya maksud disini adalah kamera, tongsis, charger, dan powerbank. HP yang selain memiliki fungsi utama sebagai alat komunikasi namun sekarang lebih banyak dimanfaatkan untuk eksis pastinya juga jangan sampai tertinggal. Oya, banyaknya gadget yang kita bawa membutuhkan banyak colokan untuk mengisi ulang dayanya. Karena tidak semua penginapan menyediakan lebih dari 1 colokan, membawa colokan T akan sangat berguna. Kalo travelling beramai-ramai, saya malah membawa kabel gulung. Ini akan sangat bermanfaat!

5. Bolpoin dan notes

Dua benda mungil ini banyak berguna loh, saat travelling. Contoh penggunaannya:
  • Pas lagi nyasar trus sinyal susah, bisa tuh buat minta digambarin denah alamat ke orang yang kita temui
  • Pas lagi di pesawat dalam perjalanan menuju negara lain, pastinya perlu buat mengisi Arrival Card
  • Pas lagi kenalan sama teman baru dalam perjalanan tapi HP kita mati, kita bisa tulis nama dan no HP-nya (plus akun IG en Path :p) di notes
  • Membuat perhitungan-perhitungan sederhana terkait pengeluaran selama perjalanan. Untuk yang satu ini, sebenarnya sudah banyak aplikasi Android yang bisa digunakan. Tapi seperti yang udah ditulis di atas, siapa tau HP kita lagi mati.
Oya, kartu nama hotel yang kita tempati sebaiknya juga selalu dibawa. Kalo kita memiliki masalah komunikasi dengan penduduk setempat, padahal kita lagi mau balik ke hotel, tinggal tunjukkan saja kartu nama tersebut. Hal ini pernah terjadi waktu saya di Vietnam. Karena pengucapan nama jalan versi saya ternyata sangat berbeda dengan pengucapan sebenarnya. Hihihi...

6. Air minum

Untuk perjalanan domestik, membawa-bawa air minum masih diperbolehkan. Tapi kalo kita mau ke luar negeri, air yang kita bawa harus kita habiskan sebelum memasuki gate keberangkatan. Botolnya masih boleh untuk dibawa, dan bisa diisi ulang di bandara yang kita tuju. Sekarang udah banyak kok, bandara yang menyediakan kran air minum gratis. Terkait botol minum, sekarang udah banyak tersedia botol minum yang bisa dilipat. Nah, selain hemat duit, dengan botol semacam ini, bakal hemat tempat juga ;)

7. Stok pakaian

Jumlah hari selama kita travelling pastinya akan menentukan berapa banyak baju yang akan kita bawa. Engga usah berpatokan ganti baju tiap hari. Kalo saya, untuk seminggu bepergian (atau lebih), maka jumlah baju yang dibawa cukup untuk 4 hari. Selanjutnya, laundry aja. Sebagai tempat pakaian kotor, bawalah plastik besar atau laundry bag.

Tentang stok pakaian ini, beberapa teman punya pemikiran berbeda. Mereka biasa membawa baju-baju lama (pastinya layak pakai), selanjutnya mereka tidak akan membawa baju itu pulang lagi. Melainkan disumbangkan ke orang-orang setempat. Di awal perjalanan, pastinya akan memberatkan. Tapi ketika pulang nanti, bawaan akan sangat jauh berkurang. Atau bisa juga space pakaian tadi digantikan dengan oleh-oleh.

Oya, bersama dengan pakaian, sebagai traveler syariah, saya juga selalu membawa mukena beserta sajadah tipis *ngerapiin jilbab*.
Obat-obatan pribadi jangan lupa dibawa ya... Kalo saya siy yang penting selalu siap dengan minyak kayu putih dan footspray untuk kaki capek. Hehehe...

8. Perlengkapan mandi dan keperluan pribadi

Termasuk di dalamnya adalah handuk (karena ini yang sering terlupakan!). Kalo kita menginap di hotel standar, perlengkapan mandi ini bisa dihapuskan dari list. Tapi ada beberapa orang yang kurang nyaman menggunakan sikat gigi hotel, atau kurang sreg bila tidak menggosok badan dengan sabun favorit, nah... kalau begini, perlengkapan mandi pasti wajib dibawa! Oya, pastikan botol-botol berisi cairan yang kita bawa tidak berukuran lebih dari 100 ml. Akan lebih baik bila botol-botol tersebut dikemas dalam sealed plastic :)

Saya pribadi, akan melanjutkan ritual mandi dengan berdandan simpel. Sepertinya saya pernah menyebutkan bahwa saya tidak bisa lepas dari make up, di mana pun saya berada. Pastinya make up yang kita pilih saat travelling adalah make up sederhana. Yang penting bikin kita photo ready! Engga perlu lah, itu eyeshadow set dibawa-bawa :D

9. Entertainment stuff

Membunuh waktu selama menunggu pesawat biasanya saya habiskan dengan membaca buku. Selain buku, saya juga selalu membawa earphone atau speaker. Karena perjalanan bakal terasa hampa kalo sepi-sepi aja. Disini kita membutuhkan musik untuk mengisi keheningan, sebagai teman travelling kita. Earphone/headphone bisa kita gunakan sebagai teman dalam perjalanan. Pas udah nyampe tujuan en kita ngumpul bersama teman-teman, musik yang mengalun dari speaker akan membuat suasana lebih meriah.

menanti sunrise di Sikunir

pilih-pilih lagu bareng mba shinta di Dieng

Oya, JBL Clip, speaker yang saya bawa-bawa ini meskipun berdimensi mini, kualitas suaranya oke banget lho! Tersedia koneksi bluetooth atau bisa juga menggunakan jack audio 3.5 mm yang jika tidak digunakan akan melingkar manis di bagian belakang speaker. Saking imutnya ini speaker, temen-temen Traveler Konslet (ini nama geng traveler saya, lebih lengkapnya bisa dibaca di blognya Lilis atau blognya Boim) yang bareng saya ke Puncak Sikunir pada rebutan nyoba. Emm, boleh deh, sekalian biar pada mejeng disini. Hihihi...

ini namanya Lilis

ini Uda Ferdi, Izza, en Rudi (yang di belakang)

Ngomong-ngomong, sebagai penggemar travelling sekaligus penggemar diskonan, saya mau kasih info buat kamu-kamu yang mupeng buat punya JBL Clip kayak punya saya. Dalam rangka pembukaan cabang Harman Kardon store di Pacific Place Mall lantai 3, akan diadakan Time Sale Special Opening Promo. Jadi kapan acaranya? Catet ya.... Kamis, tanggal 28 Mei 2015 jam 12 sampe jam 2 siang (cuma 2 jama aja), dapetin produk Harman Kardon dengan diskon 50% alias cukup membayar separo harga! All items! Jadi engga cuma JBL Clip doang yang diskon, tapi semua produk audio dari Harman Kardon! Pastinya syarat dan ketentuan berlaku, yaaa....

Oke, balik lagi ke tips travelling. Tips terakhir dari saya alias tips no. 10 adalah... bawa diri baik-baik. Hehehe...

Selamat travelling :)

25 comments :

Bibi Titi Teliti said...

Istiiiii...
Lengkap banget daftarnyaaaa...harus dicatet baik baik niiiih :))
Makasih udah di share yaah :)

Emang peralatan buat ngeksis yang gak boleh ketinggalan mah yah hehe...

Sewa Jas said...

Mantab nih ilmu yang bermanfaat (y) Thanks udh share

HM Zwan said...

Aish....lengkap kap kap kap. Belum pernah pske sunblok seumur2 xixixi

Ika Koentjoro said...

Ulasannya lengkap bin komplit :) Walaupun di hotel disediain alat mandi, aku tetep bawa dari rumah. Buat jaga-jaga aja.

Lusi said...

Waaah detil banget. Keren kalau yg ngasih tips tukang jalan beneran. Baju itu yg blm nemu solusi wkwkkkkk.... selalu akhirnya bawa tas jumbo & gak sante krn bawaan jd banyak.

isti thoriqi said...

Kalo Bibi masih kudu ketambahan mainannya anak-anak loh, hehe...
Makasiy juga udah nyempetin mampir kesini, Bi :-*
Haha, kalo engga ngeksis ntar dikira hoax #alesan

isti thoriqi said...

Makasiy juga udah mampir kesini :)

isti thoriqi said...

Alhamdulillah kalo dibilang komplit.
Waww, tetep bawa lengkap mba? Kalo aku kadang suka males bawa handuk, hehe...

isti thoriqi said...

Walah mak lusi, saya ini masih newbie kok *blushing
Ttg baju, kadang saya juga masih suka kebanyakan bawanya. Engga banyak siy, paling 1 atasan doang. Eh tapi kalo suka poto-poto di banyak tempat, baiknya emang bawa banyak baju siy. Buat properti. Hihihi...

Keke Naima said...

yaaa... telat saya bacanya. promonya udah lewat :D

isti thoriqi said...

Oalah... Tapi don't worry Mak Myra. Kadang masih suka ada promo, biasanya aku share di instagram. Flash sale gitu deh, mak :)

puputs said...

kalo gw sering bawa duit pecahan, biar gampang kalo mau beli pernak-pernik kecil,

kadang malah gak ngenakin kalo lagi beli, eh malah yang jual judesin kita.. gak ada duit kecil!!

pengen gigit aja lehernya

Toko Green World said...

makasih tipsnya, emang harus bener-bener persiaannya ya, udah lama gak travelling nih

Minangkabau said...

Ayo dong Uda Uda kasodonyo icip-icip traveling ke Padang yo

Kopi Kampoeng said...

Wah bermanfaat banget, tapi paling enak memang jalan santai dan punya waktu yang banyak buat traveling biar nyaman. Tetep minum Kopi Indonesia yo Kopi Arabica dan Kopi Robusta

isti thoriqi said...

@Puputs: Oh iya, duit pecahan tuh penting banget yak! Hihi... Apalagi kayanya kejadian yang jualan keabisan uang kecil itu sering banget yak >.<
@Toko Green World: Nah, berarti kudu segera direncanakan untuk travelling lagi ;)
@Mingangkabau: Waaa... Saya sudah ke Padang, Alhamdulillah...
@Kopi Kampoeng: Untuk waktu bisa diatur lah ;)

Dewa said...

paling penting sih alat komunikasi, kalo misalnya kita terpisah dari regu atau tiba-tiba kehilangan arah kan bisa minta bantuan dari gadget yg kita bawa hehhee

isti thoriqi said...

Ahaha... Bener bangettt.... Sepakat sayaaa....

Refan Evan said...

yang penting alat komunikasi gan. esensial banget loh

dodon jerry said...

wah..... seru banget kalo lengkap begini. semua ada

Yoekaa said...

Bisa-bisa... makasih mbak tipsnya.. bisa dibuat rekomendasi banget

masrafa.com said...

kalo gw ditambah 1 : kain bali

selain bisa utk jadi pelapis baju renang saat naik dari air, jadi alas tidur, jadi selimut, bisa untuk alternatif rangkepan baju saat baju polos terpaksa dipake lebih dari sekali *darurat kurang stok baju bersih*

De said...

nambahin ... aku biasanya bawa kain bali yg tipis itu atau sarung

kegunaannya banyak, bisa jadi selimut, jadi alas tidur, bisa jadi rok/rompi saat butuh tambahan pakaian, bisa jadi korden kalo tidur di penginapan yang 1 kamar ber 8 (bunk bed), dll

isti thoriqi said...

Terimakasih sudah leave komen, Mas REfan, Mas Dodon, dan Mba Yoekaa :)

isti thoriqi said...

@Masrafa.com dan De: Oh iya... bener banget... Saya juga suka bawa kain bali. Makasiy tambahan tips nya :)

Post a Comment