Container Icon

North Sumatera #Day 4

Dalam 2 postingan sebelumnya, aku udah pernah cerita tentang perjalanan di Sumatera Utara hari pertama dan kedua serta hari ketiga. Di hari keempat, Dindri sudah menyiapkan agenda wisata yang seru. Hari keempat itu hari Sabtu, jadi Dindri, Mega dan Indra libur. Kami membuka hari dengan sarapan bubur ayam khas Cirebon. Aku disaranin pesen setengah porsi saja. Ternyata benar, setengah porsi disana adalah sama dengan 1 porsi di Jawa. Perjalanan wisata hari ini dimulai dari Air Terjun Sipiso-piso yang ditempuh dalam waktu 2 jam dari Siantar. Selama perjalanan, Dindri dan Mega berasa mabuk darat gitu, karena kondisi jalan yang memang rusak. Sejauh itu aku masih baik-baik saja, Alhamdulillah. 

Tiket masuk ke objek wisata yang merupakan air terjun tertinggi keempat di Indonesia ini hanya 4000 per orang. Nama Sipiso-piso berasal dari piso yang artinya pisau. Derasnya air-air yang berjatuhan dari bukit berketinggian 120 meter ini diumpamakan berbilah-bilah pisau yang tajam. Selain itu, jurang yang curam jika dilihat dari puncak bukit membuat orang setempat menyebutnya piso dari Tanah Karo. Air terjun Sipiso-piso mengalir melalui sebuah gua di sisi kawah Danau Toba. Dari puncak bukit dekat tempat kita memarkir mobil, kita sudah bisa melihat keelokan air terjun tersebut. Apalagi saat itu ada pelangi yang semakin menambah kecantikan air terjun tersebut.

penampakan air terjun berpelangi



Bangka Udah, Selanjutnya : Belitung!

Semuanya berawal dari ajakannya Mba Via untuk menghabiskan long weekend November di Belitung. Dia siy ngajakinnya udah lama, sekitar 2 bulan yang lalu. Nah, waktu Mba Via ngajakin liburan itu, aku ngiranya bakal ke Bangka juga. Lha, males juga kalo ke Bangka lagi, secara aku baru ke sana beberapa bulan lalu, tepatnya bulan April. Itu pun dadakan cos rencananya aku cuma pengen berkunjung ke Vivien di Palembang. Vivien niy temen seperjuangan dari Malang yang ditempatkan di Palembang. Tapi gara-gara Anis yang juga asli Malang tapi sekarang ditempatkan di Bengkulu ngajak ketemuan di Bangka, ya sudahlah, kita ketemuan di Bangka. Ternyata Anis engga dateng sendirian, tapi bersama 1 temennya di Couchsurfing yaitu Sisil dari Padang. Jadilah aku dadakan beli tiket pesawat lagi dari Palembang menuju Bangka. Objek wisata di Bangka adalah pantai, banyak pantai. Dalam sehari disana, kami berkunjung ke 5 pantai, yaitu Pantai Rebo, Pantai Matras, Pantai Penyusuk, Pantai Tanjung Pesona, dan Pantai Parai. Eh, kok jadi cerita yang udah lalu begini ya? Ga papa deh. Sekalian pengen narsis majang foto lama, ceritanya.

Tiga Aremanita Terdampar di Pulau Bangka
Batu-batu besar merupakan ciri khas pantai di Kepulauan Bangka-Belitung

North Sumatera #Day 3


Kalo minggu kemarin saya sudah bercerita tentang perjalanan di Sumatera Utara hari pertama dan kedua, sekarang saya melanjutkan cerita di hari ketiga  yang dimulai dengan semangat. Setelah mandi pagi, saya keluar ke balkon. Hari masih belum terang benar. Beberapa rekan saya berenang di kolam renang tengah hotel. Satu yang saya sesali, kenapa saya engga kepikiran untuk turun untuk menikmati sunrise? -_-  Menjelang waktu sarapan, saya baru turun. Foto-foto dulu ah! :p
 


North Sumatera #Day 1-2



Ceritanya saya dan 3 orang rekan seinstansi (saya mau nyebut temen, sungkan, semuanya udah senior) ditugaskan oleh instansi kami ke satu perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan industri karet yang berlokasi di Simalungun, 20 km dari Pematang Siantar. Rabu siang, tanggal 5 September, kami mendarat di Bandara Polonia, Medan. Selanjutnya kami langsung menuju Simalungun untuk bertemu dengan staf perusahaan, mengantarkan surat terkait penugasan kami dan mengambil beberapa dokumen. Oya, dalam perjalanan dari Medan ke Simalungun, kami sempat mampir makan siang dan sholat di sebuah restoran Padang di Perbaungan.